PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETERAMPILAN FOREHAND LOB PADA ATLET BULUTANGKIS PB PASHA JAYA PADA TAHUN 2025

Kamilia sahirah, 21104097 (2025) PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETERAMPILAN FOREHAND LOB PADA ATLET BULUTANGKIS PB PASHA JAYA PADA TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of cover Kamilia sahirah.pdf] Text
cover Kamilia sahirah.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of bab i Kamilia sahirah.pdf] Text
bab i Kamilia sahirah.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of bab ii Kamilia sahirah.pdf] Text
bab ii Kamilia sahirah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of bab iii Kamilia sahirah.pdf] Text
bab iii Kamilia sahirah.pdf

Download (674kB)
[thumbnail of bab iv Kamilia sahirah.pdf] Text
bab iv Kamilia sahirah.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)

Abstract

Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga populer di Indonesia yang membutuhkan kombinasi keterampilan teknis, kekuatan fisik, dan strategi permainan. Salah satu teknik dasar yang penting dikuasai adalah forehand lob, yaitu pukulan yang diarahkan tinggi dan jauh ke belakang lapangan lawan untuk mengatur tempo permainan. Berdasarkan hasil pengamatan pada 15 atlet PB Pasha Jaya, ditemukan bahwa keterampilan forehand lob masih bervariasi. Sebagian atlet mampu melakukan pukulan dengan baik, sementara yang lain mengalami kesulitan dalam jarak, akurasi, dan ketinggian pukulan. Hal ini diduga disebabkan kurangnya latihan khusus untuk kekuatan otot lengan, yang memiliki peran penting dalam menghasilkan pukulan lob yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap peningkatan keterampilan forehand lob. Dengan pendekatan eksperimen, data diperoleh melalui tes keterampilan forehand lob sebelum dan sesudah perlakuan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Pretest-Posttest satu kelompok. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari 15 atlet bulutangkis pb pasha jaya yang dipilih secara purposive. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah Tes keterampilan forehand lob yang dilakukan sebanyak 10 kali pukulan untuk menilai akurasi dan konsistensi sebelum serta sesudah perlakuan. Latihan kekuatan otot lengan diadakan selama 12 sesi dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest yang awalnya 28,4 naik menjadi 33,7 pada posttest. Jumlah total skor juga mengalami peningkatan dari 426 menjadi 506.Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kekuatan otot lengan;forehand lob;bulutangkis;
Subjects: Kesenian (700-799) > 790 Ilmu Olahraga
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Jasmani
Depositing User: Ridha Nauval Hanra
Date Deposited: 12 Mar 2026 04:56
Last Modified: 12 Mar 2026 04:56
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1150

Actions (login required)

View Item
View Item