ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY.A DENGAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA KASUS HIPERTENSI DI DESA MIRUEK LAMREUDEUP KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR

Melia Ayu Arami, NIM: 24211012 (2026) ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY.A DENGAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA KASUS HIPERTENSI DI DESA MIRUEK LAMREUDEUP KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (27kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (7kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah pemberian jus mentimun yang mengandung kalium, magnesium, dan fosfor. Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan gerontik dengan pemberian jus mentimun pada lansia yang mengalami hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Ny. A yang menderita hipertensi di Desa Miruek Lamreudeup, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu nyeri akut berhubungan dengan peningkatan perfusi jaringan serebral, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit, dan gangguan pola tidur berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Intervensi utama yang diberikan adalah terapi jus mentimun dua kali sehari selama tiga hari disertai edukasi kesehatan dan manajemen nyeri. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 160/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg, penurunan skala nyeri dari 5 menjadi 3, serta perbaikan kualitas tidur dan peningkatan pengetahuan pasien mengenai hipertensi. Pemberian jus mentimun terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi keluhan yang dirasakan pasien sehingga dapat digunakan sebagai terapi komplementer pada lansia dengan hipertensi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Lansia, Asuhan Keperawatan Gerontik, Jus Mentimun, Tekanan Darah
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Keperawatan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: S.IP., M.A Syifa Andina
Date Deposited: 08 Oct 2026 07:34
Last Modified: 08 Oct 2026 07:34
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1502

Actions (login required)

View Item
View Item