INTERFERENSI SINTAKSIS BAHASA DEVAYAN TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA HASIL KARANGAN NARASI SISWA SMP NEGERI 1 TEUPAH TENGAH KABUPATEN SIMEULUE

Firmasnyah, 1911010035 (2024) INTERFERENSI SINTAKSIS BAHASA DEVAYAN TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA HASIL KARANGAN NARASI SISWA SMP NEGERI 1 TEUPAH TENGAH KABUPATEN SIMEULUE. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of Kover.pdf] Text
Kover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (335kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (322kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi sintaksis bahasa Devayan terhadap penggunaan bahasa Indonesia pada hasil karangan narasi siswa SMP Negeri 1 Teupah Tengah Kabupaten Simeulue. Interferensi sintaksis merupakan fenomena linguistik yang terjadi ketika elemen-elemen sintaktis dari dua bahasa atau lebih saling mempengaruhi dalam tuturan atau tulisan seseorang. Dalam konteks penelitian ini, interferensi sintaksis Devayan terjadi dalam karangan narasi siswa yang menggunakan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari karangan narasi siswa kelas IX.A dan IX.B yang dianalisis untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk interferensi sintaksis. Dari 25 karangan yang dianalisis, ditemukan bahwa 17 karangan (68%) mengalami interferensi sintaksis bahasa Devayan, sedangkan 8 karangan (32%) tidak mengalami interferensi.Analisis data menunjukkan bahwa faktor utama penyebab terjadinya interferensi sintaksis ini adalah kedwibahasaan yang dimiliki oleh siswa, keterbatasan kosakata bahasa Indonesia, kurangnya pengetahuan tentang struktur bahasa Indonesia, dan penggunaan bahasa Devayan dalam komunikasi sehari-hari. Hasil analisis ini mengindikasikan bahwa interferensi terjadi karena siswa lebih terbiasa menggunakan struktur bahasa Devayan, terutama ketika mereka kesulitan menemukan padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia atau tidak memahami tata bahasa Indonesia dengan baik. Hasil penelitian menekankan pentingnya peran guru dalam mengajarkan sintaksis bahasa Indonesia dengan lebih efektif dan memberikan latihan yang memadai kepada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami fenomena interferensi sintaksis di lingkungan pendidikan, khususnya dalam konteks bilingualisme dan multilingualisme. Saran yang diberikan antara lain adalah peningkatan metode pengajaran bahasa Indonesia, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, integrasi pemahaman bahasa daerah dan bahasa Indonesia, serta pelatihan bagi guru untuk mengatasi interferensi bahasa. Diharapkan penelitian ini dapat membantu meningkatkan kompetensi linguistik siswa dan mengurangi kesalahan interferensi dalam penulisan karangan narasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Interferensi Sintaksis, Bahasa Devayan, Bahasa Indonesia, Karangan Narasi.
Subjects: Bahasa (400-490) > 410 Bahasa Indonesia
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Bahasa Indonesia
Depositing User: Ashabul Kahfi Kahfi
Date Deposited: 26 Feb 2026 04:29
Last Modified: 26 Feb 2026 04:29
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/993

Actions (login required)

View Item
View Item