YULIA RIECHIE, 23117013 (2025) PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPAS BERBASIS COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 13 MEULABOH. Masters thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
c.pdf
Download (953kB)
1.pdf
Download (591kB)
2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (957kB)
3.pdf
Download (753kB)
4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (787kB)
5.pdf
Download (437kB)
dp.pdf
Download (690kB)
l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Collaborative Learning guna
meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 13 Meulaboh. Latar belakang
penelitian ini berangkat dari rendahnya keterlibatan siswa dalam proses
pembelajaran IPAS yang selama ini masih didominasi metode ceramah, sehingga
berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Melalui
pendekatan Collaborative Learning, diharapkan siswa dapat lebih aktif
berpartisipasi, berdiskusi, bertukar gagasan, dan bekerja sama dalam kelompok
untuk memecahkan permasalahan nyata yang terkait dengan materi IPAS.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and
Development) dengan mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Populasi penelitian adalah seluruh
siswa kelas V SD Negeri 13 Meulaboh yang berjumlah 24 orang. Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes hasil belajar, serta
angket respon siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif
untuk mengetahui kelayakan modul, efektivitas pembelajaran, serta peningkatan
hasil belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar IPAS berbasis
Collaborative Learning dinyatakan layak digunakan setelah melalui tahap validasi
ahli materi dan media dengan kategori “sangat baik.” Implementasi modul dalam
kelas memperlihatkan peningkatan partisipasi aktif siswa, terlihat dari antusiasme
dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta menyampaikan pendapat. Selain
itu, hasil tes belajar menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata
nilai posttest siswa lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest. Sebanyak 83%
siswa mencapai ketuntasan belajar, dibandingkan hanya 45% pada tahap awal.
Pengembangan modul ajar IPAS berbasis Collaborative Learning terbukti
efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa serta mendorong terbentuknya
keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan komunikatif. Penelitian ini
memberikan kontribusi positif bagi guru dalam menyediakan sumber belajar
inovatif yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka."
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengembangan modul ajar IPAS, collaborative learning, hasil belajar, sekolah dasar. |
| Subjects: | Ilmu Sosial (300-399) > 370 Pendidikan > 370 S2 Pendas |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S2 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | Iza Fajri Iza |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 04:44 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 04:44 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1089 |
