PENGARUH KOMBINASI TERAPI RELAK SASI NAFAS DALAM DAN DZIKIR TERHADAPTINGKAT STRESS PASIEN YANG DI RAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ACEH BESAR

Atinah, 23212273 (2025) PENGARUH KOMBINASI TERAPI RELAK SASI NAFAS DALAM DAN DZIKIR TERHADAPTINGKAT STRESS PASIEN YANG DI RAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ACEH BESAR. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of cover ATINAH.pdf] Text
cover ATINAH.pdf

Download (981kB)
[thumbnail of bab i ATINAH.pdf] Text
bab i ATINAH.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of bab ii ATINAH.pdf] Text
bab ii ATINAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (671kB)
[thumbnail of bab iii ATINAH.pdf] Text
bab iii ATINAH.pdf

Download (454kB)
[thumbnail of bab iv ATINAH.pdf] Text
bab iv ATINAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[thumbnail of bab v ATINAH.pdf] Text
bab v ATINAH.pdf

Download (27kB)
[thumbnail of dapus ATINAH.pdf] Text
dapus ATINAH.pdf

Download (316kB)
[thumbnail of lampiran ATINAH.pdf] Text
lampiran ATINAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Stress merupakan respon fisiologis dan psikologis terhadap
tekanan internal atau eksternal yang dapat memperburuk kondisi pasien selama
menjalani perawatan di rumah sakit. Terapi non-farmakologis seperti relaksasi
nafas dalam dan dzikir diyakini mampu menurunkan tingkat stres secara efektif.
Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir
terhadap tingkat stres pasien yang dirawat di ruang rawat inap kelas 3 Rumah Sakit
Umum Daerah Aceh Besar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif
dengan pendekatan pre-eksperimental one group pretest-posttest. Jumlah responden
sebanyak 42 orang yang dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi
dan eksklusi. Data tingkat stres dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS-42
bagian stres. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas KolmogorovSmirnov,
Uji
Paired
Sample
t-Test
dan
Uji
Wilcoxon.
Hasil:
Rata-rata
tingkat
stres

sebelum

intervensi adalah 30,33 (kategori stres berat) dan menurun menjadi 19,26
(kategori stres sedang) setelah dilakukan intervensi. Hasil uji statistik
menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh
signifikan dari kombinasi terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir terhadap
penurunan tingkat stres pasien. Korelasi antara pretest dan posttest sebesar r =
0,819 menunjukkan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Kombinasi terapi relaksasi
nafas dalam dan dzikir terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stres pasien rawat
inap dan dapat diterapkan sebagai intervensi non-farmakologis dalam praktik
keperawatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dzikir, Pasien Rawat Inap, Relaksasi Nafas Dalam, Stress
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Keperawatan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Ridha Nauval Hanra
Date Deposited: 31 Mar 2026 02:31
Last Modified: 31 Mar 2026 02:31
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1207

Actions (login required)

View Item
View Item