ALAT BANTU BERJALAN TUNA NETRA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN SENSOR ULTRASONIC DAN GLOBAL POSITIONING SISTEM (GPS)

Cut hayatul rahmi, 21210039 (2025) ALAT BANTU BERJALAN TUNA NETRA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN SENSOR ULTRASONIC DAN GLOBAL POSITIONING SISTEM (GPS). Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of cover Cut hayatul rahmi.pdf] Text
cover Cut hayatul rahmi.pdf

Download (680kB)
[thumbnail of bab i Cut hayatul rahmi.pdf] Text
bab i Cut hayatul rahmi.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of bab ii Cut hayatul rahmi.pdf] Text
bab ii Cut hayatul rahmi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (243kB)
[thumbnail of bab iii Cut hayatul rahmi.pdf] Text
bab iii Cut hayatul rahmi.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of bab iv Cut hayatul rahmi.pdf] Text
bab iv Cut hayatul rahmi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (697kB)
[thumbnail of bab v Cut hayatul rahmi.pdf] Text
bab v Cut hayatul rahmi.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of dapus Cut hayatul rahmi.pdf] Text
dapus Cut hayatul rahmi.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of lampiran Cut hayatul rahmi.pdf] Text
lampiran Cut hayatul rahmi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB)

Abstract

"Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat bantu berjalan
berbasis Internet of Things (IoT) untuk penyandang tuna netra, dengan kemampuan
deteksi halangan dan pelacakan lokasi secara real-time. Alat ini mengintegrasikan
sensor ultrasonik untuk mendeteksi objek di sekitar pengguna dan modul GPS
Ublox NEO-6M untuk pelacakan posisi, yang dikelola oleh mikrokontroler
NodeMCU ESP32. Data yang diperoleh dikirim ke cloud untuk dianalisis dan dapat
diakses oleh keluarga pengguna melalui aplikasi web. Dan buzzer digunakan
sebagai sistem peringatan berupa suara. Cara kerja alat melibatkan sensor ultrasonik
yang mendeteksi jarak benda di depan, kiri, dan kanan pengguna. Jika terdeteksi
objek dalam radius tertentu, sistem memberikan peringatan suara yang spesifik
seperti kanan “beep”, atau kiri “Beep”. Sementara itu, modul GPS secara berkala
mengirim lokasi pengguna ke sistem pemantauan berbasis web. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa alat mampu mendeteksi halangan dengan akurasi tinggi dan
memberikan peringatan dalam waktu respons cepat. Sistem GPS juga berhasil
mengirimkan lokasi pengguna secara real-time. Pengguna merasa lebih aman dan
percaya diri dalam mobilitas sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
bahwa alat bantu berjalan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan
keselamatan dan kemandirian penyandang tuna netra. Dengan integrasi teknologi
IoT, alat ini dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung mobilitas pengguna di
berbagai lingkungan. Pengembangan lebih lanjut disarankan untuk peningkatan
efisiensi energi dan pengayaan fitur seperti integrasi AI."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Alat bantu tuna netra, Internet of Things (IOT), Mobilitas penyandang disabilitas.
Subjects: Karya Umum(000-099) > 004 Ilmu Komputer
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Komputer
Depositing User: Ridha Nauval Hanra
Date Deposited: 31 Mar 2026 07:15
Last Modified: 31 Mar 2026 07:15
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1219

Actions (login required)

View Item
View Item