Jannati Abdullah, 23117007 (2025) PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS CULTURE FUSION BUDAYA ACEH UNTUK MENGAMBANGKAN SIKAP BAHASA SISWA TK AR-RAHMAN ISLAMIC SHCOOL. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
cover Jannati Abdullah.pdf
Download (2MB)
bab i Jannati Abdullah.pdf
Download (146kB)
bab ii Jannati Abdullah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (270kB)
bab iii Jannati Abdullah.pdf
Download (170kB)
bab iv Jannati Abdullah.pdf
Restricted to Registered users only
Download (589kB)
bab v Jannati Abdullah.pdf
Download (135kB)
dapus Jannati Abdullah.pdf
Download (129kB)
Abstract
Penerapan pembelajaran berbasis kultur atau budaya lokal merupakan pendekatan strategis dalam membentuk karakter dan sikap berbahasa anak usia dini. Di TK Arrahman Islamic School Meulaboh, pendekatan ini diwujudkan melalui fusion budaya, yaitu penggabungan nilai-nilai budaya Aceh ke dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Budaya Aceh yang kaya akan norma, tata krama, dan bahasa yang santun menjadi landasan penting dalam membentuk sikap berbahasa siswa secara alami dan kontekstual. Dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam proses belajar, anak-anak tidak hanya mengenal identitas kultural mereka sejak dini, tetapi juga belajar berkomunikasi dengan lebih sopan, santun, dan penuh penghargaan terhadap lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalis wujud sikap berbahasa siswa TK Arrahman Islamic School Meulaboh, dan (2) menganalisis penerapan pembelajaran kultur fusion budaya Aceh untuk meningkatkan sikap berbahasa siswa TK Arrahman Islamic School Meulaboh. Pendekatan cultural fusion digunakan sebagai strategi pedagogis yang mengintegrasikan unsur budaya lokal Aceh dengan metode pembelajaran modern, guna menciptakan suasana belajar yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis cultural fusion secara signifikan berkontribusi dalam peningkatan sikap bahasa siswa, seperti kemampuan menyapa, mengucapkan terima kasih, meminta izin, dan berkomunikasi dengan sopan dalam konteks sosial. Interaksi siswa meningkat melalui aktivitas seperti permainan tradisional, nyanyian daerah, dan cerita rakyat Aceh yang dikemas dalam kegiatan pembelajaran tematik. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggabungan budaya lokal dalam proses belajar tidak hanya memperkuat identitas budaya sejak dini, tetapi juga efektif dalam membentuk sikap bahasa yang positif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cultural Fusion, Budaya Aceh, Sikap Berbahasa, Pembelajaran Anak Usia Dini |
| Subjects: | Ilmu Sosial (300-399) > 370 Pendidikan > 370 S2 Pendas |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S2 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | Ridha Nauval Hanra |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 01:42 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 01:47 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1226 |
