FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PRE OPERATIVE PADA PASIEN FRAKTUR YANG DI RAWAT DI BLUD RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH

Halimatun Sakdiah., S. Kep, 23212331 (2025) FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PRE OPERATIVE PADA PASIEN FRAKTUR YANG DI RAWAT DI BLUD RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of c.pdf] Text
c.pdf

Download (399kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of dp.pdf] Text
dp.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of l.pdf] Text
l.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)

Abstract

Tindakan operasi yang kompleks dan menegangkan bisa memberikan pengalaman yang menakutkan bagi pasien dan terkadang belum bisa diterima pasien. Respon paling umum dialami pasien pre operative adalah respon psikologi yang membuat pasien cemas. Pasien yang akan dilakukan operasi harus dipersiapkan secara mental untuk menghilangkan rasa cemas dan takut berlebihan. Kecemasan pasien yang akan dilakukan operasi salah satunya disebabkan karena jenis/prosedur asing yang harus dijalani pasien menyebabkan tekanan darah meningkat, proses operasi mungkin tertunda karena tekanan darah meningkat dan lama masa perawatan. Fase pre operative seringkali berdampak kecemasan saat melaksanakan operasi. Pemberian informasi terkait dicemaskan pasien dan terpenting yaitu penggunaan komunikasi terapeutik perawat dalam menangani pasien pre operative dengan fraktur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pre operative pada pasien fraktur yang dirawat di BLUD RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Desain penelitian analitik korelasi dengan desain cross sectional, penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 01-08 Juli 2025. Populasi yaitu seluruh pasien fraktur yang akan menjalani prosedur operasi berjumlah 393 orang dengan sampel sebanyak 80 pasien dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan lottery technique (teknik undian). Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada responden. Metode analisis data dalam penelitian ini analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian : ada pengaruh jenis fraktur dengan tingkat kecemasan pre operative (p-value : 0,000), ada pengaruh dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pre operative (p-value : 0,003), ada pengaruh dukungan perawat dengan tingkat kecemasan pre operative (p-value : 0,002), ada pengaruh pengalaman operasi dengan tingkat kecemasan pre operative (p-value : 0,001), dan ada pengaruh nyeri dengan tingkat kecemasan pre operative pada pasien fraktur (p-value : 0,000). Diharapkan perawat agar dapat memberikan edukasi kesehatan pada pasien dan keluarga tentang pentingnya persiapan psikologis, persiapan mekanisme koping yang adaptif dan pentingnya memberikan dukungan kepada pasien yang akan menjalani operasi sehingga dapat mengurangi kecemasan pasien pre operasi dan pasien akan lebih siap untuk di operasi."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fraktur, Tingkat kecemasan pre operative
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Keperawatan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: Iza Fajri Iza
Date Deposited: 01 Apr 2026 03:59
Last Modified: 01 Apr 2026 03:59
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1243

Actions (login required)

View Item
View Item