Erma Yanti, NIM: 22105017 (2026) ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS X SMAN 12 BANDA ACEH DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Cover.pdf
Download (434kB)
BAB I.pdf
Download (153kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (303kB)
BAB III.pdf
Download (20kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (326kB)
BAB V.pdf
Download (14kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (122kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pembelajaran matematika di tingkat SMA masih menunjukkan berbagai permasalahan, khususnya pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel, yang ditandai dengan banyaknya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal berbentuk pemecahan masalah. Permasalahan ini mendorong perlunya analisis mendalam untuk mengidentifikasi jenis kesalahan dan faktor penyebabnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) jenis kesalahan apa saja yang dilakukan siswa kelas X SMAN 12 Banda Aceh dalam pemecahan masalah matematis pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel, dan (2) faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan siswa serta mengetahui faktor penyebab kesalahan dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 12 Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis kesalahan siswa didasarkan pada tahapan pemecahan masalah menurut Polya dan Prosedur Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan empat jenis kesalahan, yaitu kesalahan memahami masalah (membaca dan memahami), kesalahan membuat rencana (mentransformasi), kesalahan melaksanakan rencana (keterampilan proses), dan kesalahan memeriksa kembali (menulis jawaban akhir). Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan melaksanakan rencana dengan persentase 59,1%, sedangkan kesalahan paling sedikit terjadi pada tahap memahami masalah sebesar 17%. Faktor penyebab kesalahan antara lain kurangnya pemahaman konsep dasar sistem pertidaksamaan linear dua variabel, ketidakmampuan mentransformasikan masalah kontekstual kedalam model matematika, lemahnya keterampilan menggambar grafik dan menentukan daerah penyelesaian, serta rendahnya kebiasaan siswa dalam memeriksa kembali hasil jawaban. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa kesalahan siswa bersifat konseptual dan prosedural, sehingga disarankan agar pembelajaran matematika lebih menekankan pemahaman konsep, keterampilan prosedural, serta membiasakan siswa melakukan refleksi dan pengecekan ulang dalam pemecahan masalah matematis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis, Pemecahan Masalah, Polya-Newman |
| Subjects: | Sains (500-599) > 510 Matematika |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | S.IP., M.A Syifa Andina |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 09:38 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 09:38 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1411 |
