PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN

Bilqisthi Arriza, NIM: 21215007 (2025) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (984kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (130kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Pernikahan dini merupakan salah satu fenomena sosial yang hingga saat ini masih menjadi perhatian serius di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi persepsi remaja terhadap pernikahan dini di Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap delapan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini di Kecamatan Kluet Utara dipengaruhi oleh faktor agama, emosional, ekonomi, tekanan sosial, dan restu orang tua. Dampak yang dirasakan meliputi konflik komunikasi, tekanan emosional, dan penyesuaian karakter, meskipun beberapa pasangan menunjukkan perkembangan kedewasaan. Pernikahan juga berdampak pada akses pendidikan, terutama bagi remaja dengan kemampuan literasi rendah. Dari sisi kesehatan, ditemukan perubahan fisik pasca menikah dan kesiapan reproduksi yang bervariasi. Pengetahuan tentang gizi dan stunting umumnya masih rendah sebelum menikah. Edukasi kesehatan reproduksi masih minim dan program posyandu remaja kurang diakses karena waktu pelaksanaan yang tidak sesuai dan kurangnya konten edukatif. Temuan ini menegaskan perlunya edukasi komprehensif dan pendampingan bagi remaja sebelum menikah. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi dan gizi bagi remaja, calon pengantin muda, dan orang tua, serta pendekatan konseling yang lebih ramah dan informatif oleh tenaga kesehatan. Pemerintah dan lembaga terkait juga diharapkan memperkuat kebijakan edukasi yang terintegrasi serta memperluas akses layanan dan penyuluhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pernikahan Dini, Remaja, Persepsi, Kesehatan Reproduksi, Pendidikan
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: S.IP., M.A Syifa Andina
Date Deposited: 22 Sep 2026 02:12
Last Modified: 22 Sep 2026 02:12
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1426

Actions (login required)

View Item
View Item