Farah Nabila, 21210019 (2025) IMPLEMENTASI SISTEM PINTU OTOMATIS BERBASIS BLUETOOTH PADA LABORATORIUM CBT (COMPUTER-BASED TEST). Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Kover.pdf
Download (966kB)
BAB I.pdf
Download (43kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (294kB)
BAB III.pdf
Download (341kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (538kB)
BAB V.pdf
Download (13kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (133kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Kemajuan teknologi telah mendorong pengembangan berbagai sistem otomatisasi, salah satunya dalam aspek keamanan akses ruang terbatas seperti laboratorium CBT (Computer-Based Test) di lingkungan pendidikan. Laboratorium CBT merupakan tempat penting yang menyimpan perangkat keras bernilai dan data sensitif, sehingga memerlukan sistem kontrol akses yang aman, efisien, dan modern. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pintu otomatis berbasis Bluetooth menggunakan modul HC-05 dan kunci Electric Magnetic Lock, dengan dukungan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pusat kendali. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan serta mempermudah otorisasi akses hanya kepada pengguna yang berwenang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen, yang mencakup tahap perancangan perangkat keras dan lunak, implementasi sistem, serta pengujian kinerja. Aplikasi Terminal Bluetooth diinstal pada smartphone pengguna untuk mengirim sinyal otorisasi ke HC-05. Setelah diverifikasi oleh Arduino, sistem mengaktifkan relay untuk membuka atau mengunci pintu secara otomatis. Pengujian dilakukan terhadap berbagai parameter penting, antara lain kekuatan sinyal Bluetooth, waktu respons sistem, efektivitas autentikasi, dan kenyamanan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik hingga jarak 20 meter tanpa hambatan, dengan waktu respons rata-rata 2 detik. Dalam kondisi terhalang, jangkauan efektif Bluetooth berkurang menjadi sekitar 15-20 meter. Sistem juga menunjukkan tingkat keberhasilan autentikasi sebesar 100% terhadap kode akses yang valid, dan secara otomatis menolak akses dari pengguna tidak sah. Mayoritas responden menilai sistem ini lebih praktis dan aman dibandingkan metode konvensional seperti kunci manual atau kartu akses. Keunggulan sistem ini meliputi peningkatan keamanan, efisiensi biaya, kenyamanan penggunaan, serta kestabilan dalam pengoperasian. Namun, beberapa kelemahan masih perlu diperhatikan, seperti keterbatasan jangkauan Bluetooth dan ketergantungan terhadap sumber listrik. Oleh karena itu, integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) direkomendasikan untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk pemantauan akses secara real-time dan peningkatan keamanan melalui enkripsi data atau notifikasi otomatis. Penelitian ini membuktikan bahwa sistem pintu otomatis berbasis Bluetooth adalah solusi efektif dan inovatif dalam pengamanan laboratorium CBT. Sistem ini berpotensi untuk diterapkan secara luas di berbagai institusi pendidikan maupun sektor lain yang membutuhkan pengelolaan akses ruang secara efisien dan aman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Keamanan, Bluetooth HC-05, Arduino Uno, Electric Magnetic Lock, Akses Otomatis, Laboratorium CBT, Internet of Things |
| Subjects: | Karya Umum(000-099) > 004 Ilmu Komputer |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Komputer |
| Depositing User: | Unnamed user with email eprints@bbg.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 08:34 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 08:34 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/873 |
