PENGARUH PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PROGRAM KADER PINTAR TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA SATU LHOKSEUMAWE

Safrida, 22215091 (2025) PENGARUH PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PROGRAM KADER PINTAR TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA SATU LHOKSEUMAWE. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of Kover.pdf] Text
Kover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (758kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (349kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of Daftar Pustak.pdf] Text
Daftar Pustak.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan status gizi balita secara global. Salah satu masalah kesehatan anak yang ditemukan saat posyandu adalah stunting. Pemberdayaan kader posyandu melalui program kader pintar sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting. Mengingat dampak dari stunting yang dapat mengakibatkan perkembangan anak terhambat dan timbul penyakit degeneratif pada remaja, maka sangat penting untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan kader posyandu melalui program kader pintar terhadap upaya
pencegahan dan penanganan stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe tahun 2024. Desain penelitian analitik, metode penelitian Quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu di wilayah Kerja Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu tehnik purposif sampling yaitu pada kader yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 30 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner kuesioner pre test dan post test .Tehnik analisis
dilakukan dengan uji t-Tes dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean skor pengetahuan sebelum perlakuan 4,93, sedangkan setelah perlakuan diperoleh 9,20. Perbedaan ini secara statistik bermakna (p=0,000). Kesimpulan: ada pengaruh pemberdayaan kader
posyandu melalu program kader pintar terhadap upaya pencegahan dan penanganan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe. Untuk mencegah terjadinya stunting maka disarankan pada tenaga kesehatan agar terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kinerja para kader posyandu dalam hal pencegahan stunting dan diharapkan kader lebih kooperatif dan penuh kesadaran untuk pencegahan dan penanganan stunting

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan, Kader, Posyandu, Stunting
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: Ashabul Kahfi Kahfi
Date Deposited: 12 Mar 2026 07:32
Last Modified: 12 Mar 2026 07:54
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1152

Actions (login required)

View Item
View Item