PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMPN 2 MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR

Nur Ismi, 21215020 (2025) PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMPN 2 MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of cover Nur Ismi.pdf] Text
cover Nur Ismi.pdf

Download (858kB)
[thumbnail of bab i Nur Ismi.pdf] Text
bab i Nur Ismi.pdf

Download (436kB)
[thumbnail of bab ii Nur Ismi.pdf] Text
bab ii Nur Ismi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (648kB)
[thumbnail of bab iii Nur Ismi.pdf] Text
bab iii Nur Ismi.pdf

Download (669kB)
[thumbnail of bab iv Nur Ismi.pdf] Text
bab iv Nur Ismi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (671kB)
[thumbnail of bab v Nur Ismi.pdf] Text
bab v Nur Ismi.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of dapus Nur Ismi.pdf] Text
dapus Nur Ismi.pdf

Download (438kB)
[thumbnail of lampiran Nur Ismi.pdf] Text
lampiran Nur Ismi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya informasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMPN 2 Montasik. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pre-test dan post-test non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 30 siswa kelas VIII yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (15 siswa) dan kelompok kontrol (15 siswa). Intervensi diberikan dalam bentuk materi edukatif menggunakan PowerPoint dan leaflet selama 40 menit. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen. Sebelum intervensi, sebagian besar siswa berada pada kategori "kurang" (60%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 73% pada kategori "baik". Pada kelompok kontrol, peningkatan tidak signifikan. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,005 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Edukasi seperti ini penting untuk dilakukan secara berkelanjutan di sekolah guna mencegah perilaku berisiko dan meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan Remaja.
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: Ridha Nauval Hanra
Date Deposited: 25 Mar 2026 02:21
Last Modified: 27 Mar 2026 03:27
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1165

Actions (login required)

View Item
View Item