Afra Ramadani, NIM: 22215024 (2026) HUBUNGAN POLA MENYUSUI DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 BULAN DI KLINIK UTAMA BUNDA RIA PUNGE BLANG CUT, KECAMATAN JAYA BARU, KOTA BANDA ACEH. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Cover.pdf
Download (8MB)
BAB I.pdf
Download (4MB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
BAB III.pdf
Download (4MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
BAB V.pdf
Download (4MB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (4MB)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Pemberian air susu ibu (ASI) ekslusif merupakan salah satu cara efektif dalam mendukung pertumbuhan bayi secara optimal. Masa bayi antara usia 0-12 bulan, yang merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Memperhatikan frekuensi pemberian ASI sangat penting, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi tetapi juga untu produksi ASI tetap melimpah untuk memastikan bayi mendapatkan cukup nutrisi dan tumbuh dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola menyusui dengan kenaikan berat badan bayi usia 0–6 bulan di Klinik Utama Bunda Ria Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bayi yang berusia 0-6 bulan di Klinik Utama Bunda Ria, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 18 bayi (45,0%) tidak mengalami kenaikan berat badan sesuai Kenaikan Berat Badan Minimal (KBM) sedangkan hanya 2 bayi (5,0%) yang naik sesuai KBM. Pada kelompok pola menyusui cukup, terdapat 2 bayi (5,0%) tidak naik sesuai KBM dan 3 bayi (7,5%) naik sesuai KBM. Sedangkan pada pola menyusui baik, sebagian besar bayi sebanyak 14 bayi (35,0%) mengalami kenaikan berat badan sesuai KBM, dan hanya 1 bayi (2,5%) yang tidak naik sesuai KBM. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p value <0,001 dimana batas kemaknaan p value <0,05, maka terdapat hubungan antara pola menyusui dengan kenaikan berat badan bayi usia 0–6 bulan. Oleh karena itu, semakin baik pola menyusui ibu, semakin besar peluang bayi mengalami kenaikan berat badan sesuai KBM, juga sebaliknya semaikin kurang pola menyusui, semakin banyak bayi yang tidak mengalami kenaikan berat badan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola Menyusui, ASI, Kenaikan Berat Badan Bayi, Bayi Usia 0–6 Bulan |
| Subjects: | Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | S.IP., M.A Syifa Andina |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 02:23 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 02:23 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1320 |
