PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU IN PARTU KALA I DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ARTINA

Halilawati, NIM: 23215079 (2025) PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA IBU IN PARTU KALA I DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ARTINA. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (814kB)

Abstract

Secara fisiologi nyeri persalinan mulai timbul pada persalinan kala I fase laten dan fase aktif. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan menggunakan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan dengan pijat oksitosin Pijat oksitosin adalah salah satu pemijatan yang sering diajarkan kepada keluarga ibu nifas untuk membantu meningkatkan produksi ASI, Metode pijat oksitosin saat persalinan membantu meningkatkan pelepasan zat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap intensitas nyeri pada ibu inpartu kala I di Praktik Mandiri Bidan Artina. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postest Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu inpartu kala I sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas nyeri persalinan pada ibu in partu kala I fase aktif sebelum diberikan pijat oksitoisn sebagian besar dalam kategori sedang dengan rata-rata 6,1 dengan median 6 dan standar deviasi 1,407.Intensitas nyeri persalinan pada ibu inpartu kala I fase aktif sesudah diberikan pijat oksitoisn sebagian besar dalam kategori sedang dengan rata-rata 4,3 dengan median 4 dan standar deviasi 1,589. Ada pengaruh pijat oksitosin intensitas nyeri persalinan pada ibu in partu kala I dengan p-value 0,001 (p<0,05). Diharapkan agar ibu hamil, khususnya yang memasuki trimester akhir, mulai mengenal dan mempertimbangkan teknik non-farmakologis seperti pijat oksitosin sebagai persiapan menghadapi proses persalinan. Selain aman dan minim efek samping, metode ini juga dapat meningkatkan kenyamanan dan kesiapan mental menjelang persalinan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pjat Oksitosin, Intensitas Nyeri, Ibu Inpratur Kala I
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: S.IP., M.A Syifa Andina
Date Deposited: 02 Oct 2026 03:01
Last Modified: 02 Oct 2026 03:01
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1468

Actions (login required)

View Item
View Item