ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMAKMUR KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR

Ayu Resti, 23215077 (2025) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMAKMUR KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (86kB)
[thumbnail of DAFTARPUSTAKA.pdf] Text
DAFTARPUSTAKA.pdf

Download (96kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Diwilayah Kerja Puskesmas Sukamakmur Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar, Skripsi, Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Sains Teknologi Dan Ilmu kesehatan. Pembimbing I Bd. Nelva Riza, SST, M.Kes., Pembimbing II Komala Kartika Sari Nst, SKM., MKM

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi mulai dari masa kandungan hingga bayi berusia dua tahun. Di Indonesia, stunting masih menjadi masalah kesehatan serius, dengan prevalensi nasional yang tinggi. Kabupaten Aceh Besar, khususnya Kecamatan Sukamakmur, termasuk wilayah dengan angka stunting yang cukup tinggi, yaitu 42,2% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di lima desa dengan angka stunting tertinggi, berjumlah 132 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 Mei hingga 4 Juni 2025 dengan instrumen berupa kuesioner dan pengukuran tinggi badan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 57 responden sebagian besar memiliki tinggi badan normal sebanyak 41 orang (71,9%) dan pendek sebanyak 16 orang (28,1%), memiliki pengetahuan pada kategori cukup sebanyak 21 orang (36,8%), memiliki pendapatan diatas UMP sebanyak 32 orang (56,1%), tidak ada mengalami penyakit infeksi sebanyak 46 orang (80,7%) dan ada diberikan ASI Eksklusif sebanyak 30 orang (52,6%), dengan ρ value pengetahuan 0,005, pendapatan 0,001, penyakit infeksi 0,007 dan riwayat pemberian ASI Eksklusif 0,002. Kesimpulan menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan, pendapatan, penyakit infeksi dan riwayat ASI Eksklusif dengan stunting. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memberikan informasi kepada masyarakat khususnya stunting pada balita, sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Stunting, Pengetahuan, Pendapatan, Penyakit Infeksi, Riwayat ASI Eksklusif
Subjects: Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Kebidanan
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: Ridha Nauval Hanra
Date Deposited: 13 Feb 2026 04:04
Last Modified: 13 Feb 2026 04:04
URI: https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/870

Actions (login required)

View Item
View Item