Laiya Fitri Sartika, 21101026 (2025) KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA PADA CERITA RAKYAT RUNTUHNYA TALI PERSAUDARAAN. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
cover Laiya Fitri Sartika.pdf
Download (1MB)
bab i Laiya Fitri Sartika.pdf
Download (173kB)
bab ii Laiya Fitri Sartika.pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB)
bab iii Laiya Fitri Sartika.pdf
Download (29kB)
bab iv Laiya Fitri Sartika.pdf
Restricted to Registered users only
Download (466kB)
bab v Laiya Fitri Sartika.pdf
Download (14kB)
dapus Laiya Fitri Sartika.pdf
Download (150kB)
lampiran Laiya Fitri Sartika.pdf
Restricted to Registered users only
Download (364kB)
Abstract
Cerita Runtuhnya Tali Persaudaraan memiliki ciri khas yang berbeda
dibandingkan dengan cerita rakyat dari daerah lain. Cerita ini menampilkan sisi
rapuh manusia, dengan konflik yang muncul akibat perasaan pribadi dan tidak
diselesaikan dengan cara yang ideal. Cerita ini menyajikan dinamika keluarga yang
hancur akibat kecemburuan, rasa tidak puas, dan ketidakseimbangan antara
kepentingan individu dan kepentingan kolektif. Kekhasan lain adalah bagaimana
cerita ini mengungkapkan karakter-karakter yang tidak selalu dapat digolongkan
sebagai "baik" atau "jahat". Tokoh-tokoh dalam cerita ini sangat manusiawi, dengan
kelemahan dan kekuatan mereka masing-masing. Hal inilah yang membuat cerita
ini sangat menarik untuk dianalisis lebih lanjut melalui pendekatan psikoanalisis
Freud, yang berfokus pada struktur kepribadian manusia yang saling bertentangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk psikologi sastra yang
tercermin dalam tokoh-tokoh pada cerita rakyat Runtuhnya Tali Persaudaraan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian bersifat
deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, pengumpulan teks
cerita rakyat, analisis teks dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian
menunjukkan bahwa ditinjau dari psikologi sastra yang tercermin dalam tokoh-
tokoh pada cerita rakyat Runtuhnya Tali Persaudaraan lebih banyak unsur Das
Ueber Ich (Superego) yang tercermin dari tiga tokoh yaitu Numa, Mandau dan Ma
Kili. Kemudian diikuti oleh unsur Das Ich (Ego) berupa pola perilaku yang
dicerminkan oleh empat tokoh yakni Tima, Numa, Mandau dan Ma Kili dan unsur
Das Es (Id) merupakan unsur paling minim didapatkan dari pola perilaku yang
tercermin pada tiga tokoh yaitu Tima, Numadan Mandau pada cerita rakyat
Runtuhnya Tali Persaudaraan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Psikologi Sastra, Cerita Rakyat, Prosa. |
| Subjects: | Bahasa (400-490) > 410 Bahasa Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Ridha Nauval Hanra |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 04:09 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 04:09 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1033 |
