Intan Maria Ulfa, 20010002 (2025) ANALISIS CITRA SOSIAL WANITA DALAM NOVEL BULAN KERTAS KARYA ARAFAT NUR (KAJIAN FEMINISME). Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Kover.pdf
Download (889kB)
BAB I.pdf
Download (301kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (500kB)
BAB III.pdf
Download (177kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (371kB)
BAB V.pdf
Download (175kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (288kB)
Abstract
Perempuan dalam masyarakat kerap dihadapkan pada tekanan norma, keterasingan sosial, dan minimnya dukungan terhadap kondisi mental yang dialaminya. Permasalahan ini diperparah oleh pengalaman traumatis dan pandangan diskriminatif terhadap peran gender. Dalam konteks ini, pendekatan feminisme eksistensialis menjadi relevan untuk mengkaji bagaimana perempuan berjuang menegaskan eksistensinya sebagai subjek yang bebas dan sadar, bukan sekadar objek dalam struktur sosial. Perempuan dalam teks menunjukkan penyelesaian melalui tindakan konkret seperti menolak peran tradisional yang mengekang, mempertanyakan nilai-nilai eksternal, serta memilih jalan hidup yang sesuai dengan kesadaran dan kehendaknya sendiri meskipun harus berhadapan dengan tekanan sosial dan risiko keterasingan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra sosial wanita pada novel Bulan Kertas karya Arafat Nur. Menggunakan pendekatan feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir, penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel novel Bulan Kertas karya Arafat Nur. yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Umum anggota IKAPI, di Jakarta pada tahun 2017 dengan tebal 224 halaman. Data dalam penelitian ini adalah kalimat atau kitipan-kutipan yang menggambarkan citra sosial perempuan tokoh perempuan dalam novel ini. Hasil penelitian pada novel ini dianalisis melalui empat tema utama, yang pertama adalah pandangan perbedaan posisi perempuan dan laki-laki yaitu perempuan dianggap wajar jika hanya melakukan pekerjaan domestik, kedua adalah keterasingan dan pencarian identitas yaitu menekankan bahwa perempuan harus bisa melihat dirinya sebagai subjek yang memiliki kebebasan untuk menentukan nasib dan identitas mereka sendiri, yang ketiga adalah trauma dan pencarian makna hidup, perempuan yang memahami penderitaannya, merespon masa lalu dengan reflektif, serta membangun kembali identitas dan arah hidupnya, dan yang keempat adalah penolakan terhadap peran tradisional perempuan yaitu pentingnya ruang bagi perempuan untuk mendefinisikan dirinya sendiri dan menjalani hidup sesuai dengan pilihan dan kesadarannya, bukan semata-mata berdasarkan harapan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Citra wanita, Novel, Kajian Kritik, Sastra Feminis |
| Subjects: | Bahasa (400-490) > 410 Bahasa Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Ashabul Kahfi Kahfi |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 05:09 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 05:09 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1065 |
