Putri Raihan, 23212057 (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PARITAS DENGAN AKTIVITAS MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT TEUNGKU FAKINAH BANDA ACEH. Skripsi thesis, Universitas Bina Bangsa Getsempena.
c.pdf
Download (1MB)
1.pdf
Download (291kB)
2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (368kB)
3.pdf
Download (343kB)
4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (336kB)
5.pdf
Download (255kB)
dp.pdf
Download (258kB)
l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
"Latar Belakang: Pengetahuan yang kurang tentang mobilisasi dini dan kurangnya
pengalaman dalam persalinan menyebabkan ibu tidak melakukan mobilisasi dini setelah
post sectio caesarea yang dapat berdampak pada proses penyembuhan luka. Sehingga
didapatkan permasalahan dalam penelitian ini yaitu hubungan tingkat pengetahuan dan
paritas dengan aktivitas mobilisasi dini pada pasien post operasi sectio caesarea. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan paritas
dengan aktivitas mobilisasi dini pada pasien post operasi sectio caesarea. Metode: Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis desain
cross sectional. Tehnik pengumpulan sampel yang digunakan adalah Probability
Sampling yaitu stratified random sampling didapatkan sampel sebanyak 75 rerponden.
Penelitian dilakukan dengan metode pembagian kuesioner. Hasil: Berdasarkan penelitian
ini, pada variabel mobilisasi dini menunjukkan sebagian besar dari responden melakukan
mobilisasi dini sebanyak 54 responden (72,00%) pada variabel pengetahuan
menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 44
responden (58,67%) dan pada variabel paritas menunjukkan hampir setengah dari
responden terdapat di paritas multipara sebanyak 40 responden (53,33%) dan sangat
sedikit pada paritas Grande Multipara sebanyak 2 responden (2,67%). Hasil uji hipotesis
menunjukkan bahwa pada tingkat pengetahuan diperoleh nilai P = 0.000 < 0.05 dan
aktivitas mobilisasi dini diperoleh nilai P = 0.001 < 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha
diterima. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat
pengetahuan dan paritas dengan aktivitas mobilisasi dini pada ibu post operasi sectio
caesarea. Saran: Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar pasien post SC dapat
meningkatkan pengetahuan dan diberikan edukasi lebih intensif mengenai pentingnya
mobilisasi dini, serta diberikan dukungan psikologis untuk mengatasi rasa takut atau
ketidaknyamanan yang mungkin dialami. Selain itu, perlu juga peningkatan kolaborasi
antara tenaga medis dengan pasien dalam perencanaan dan pelaksanaan mobilisasi dini."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Paritas, Aktivitas Mobilisasi Dini, Sectio Caesarea |
| Subjects: | Teknologi (600-699) > 610 Ilmu Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Iza Fajri Iza |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 03:35 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 03:35 |
| URI: | https://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/1126 |
